Jurnal Kopi November 2025

Jurnal Kopi & Renungan Saham

(12–28 November)

12 November

Pagi ini aku memesan Americano dingin seharga 22k dari Fore lewat aplikasi. Kupikir pesan online akan lebih cepat, tapi nyatanya antrean tetap cukup panjang. Aku pun duduk santai di pojokan kedai, menunggu sekitar 20 menit sambil menikmati suasana yang mulai ramai.

Sambil menunggu, aku membuka aplikasi saham dan memantau pergerakan GOTO yang sedang ramai dibicarakan karena isu merger dengan Grab. Rumor seperti ini memang selalu menarik—bisa jadi peluang, tapi tetap perlu disikapi dengan kepala dingin.

Aku sempat berpikir, “Ini saat yang tepat untuk top up, nggak ya?”
Apalagi di Q3 tahun ini GOTO sudah mulai mencatatkan profit. Sebuah pencapaian yang cukup berarti setelah perjalanan panjang menuju titik impas.

Pagi itu bukan hanya tentang segelas Americano dingin, tapi juga tentang merenungkan peluang di pasar saham. Kadang inspirasi memang datang dari hal yang sederhana—dari secangkir kopi di pagi yang sibuk.


13–19 November: Rangkaian Kopi Harian

Beberapa hari berikutnya terasa seperti rutinitas kecil yang manis:

  • 13–14 Nov: Fore Bumi Latte, pesan lewat aplikasi tanpa promo, 24k.
  • 15 Nov: Kopi Kenangan dan thai tea sekitar 54k. Pakai poin 8k dan langganan 9k untuk dapat voucher, akhirnya bayar 45k saja.
  • 17 Nov: Paket Kopken container dengan roti, 26k.
  • 18 Nov: Dua kali Fore—pagi kopi dari Tani 24k, malam Americano 22k. Poin terkumpul jadi 26.
  • 19 Nov: Famima large coffee jelly latte, 19k.

Total pengeluaran kopi dari tanggal 12 sampai 19 yang tercatat:
22k + 24k + 45k + 26k + 24k + 22k + 19k = ✅ Rp182.000

Padahal niat awal mau fokus daily atau weekly trading dulu, kalau sudah profit baru ngopi. Tapi realitanya… belum bisa juga, haha. Lumayan juga, seminggu habis 182k hanya untuk kopi.


20–21 November

Tanggal 21, setelah outing ke Lembang, aku mampir ke Bandung kota dan ngopi di Dreezel Coffee. Kopi 25k ditemani makan bakmi untuk makan malam. Capek perjalanan terbayar dengan suasana santai kota Bandung.


22–25 November

  • 24 Nov: Pagi Famima 19k, malam lembur pesan Kopi Kenangan 35k lewat aplikasi.
  • 25 Nov: Kopi Kenangan 19k sambil menyiapkan materi presentasi dan portofolio di malam hari.

26–27 November

  • 26 Nov: Kopitagram 130k—ini yang paling mahal. Satu latte dan dua roti, tapi suasananya sepadan.
  • 27 Nov: Fore kopi dari Tani 24k. Pagi itu dimulai dengan kopi sambil mencicil saham GOTO beberapa lot kecil. Sempat baca berita sebentar, lalu lanjut ngantor.

28 November

Famima coconut large 16k

29 Nov
Kopi kenangan di pagi hari pakai voucher tiktok dan GI mall famima coconut coffe 13k

30 Nov
Kopi tuku 23k setelah jogging di GBK


Comments

Popular Posts